Photobucket

Entri Populer

Tampilkan postingan dengan label Juventini Manado. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Juventini Manado. Tampilkan semua postingan

Rabu, 01 Februari 2012

Profil Juventus Stadium

Stadion Baru Juventus
http://gambutku.com/wp-content/uploads/2011/09/juventus-arena-pes-2011.jpg
Stadion ini mampu menampung sebanyak 41.000 penonton dan telah dirancang berdasarkan standar keamanan maksimum. Akses-akses masuk tanpa penghalang, dapat dilalui melalui empat pintu masuk pada bagian sudut stadion, stadion akan dikelilingi dataran landai yang luas, yang diproyeksikan agar menjadi kawasan hijau dimana bangunan dirikan.

Kawasan lingkar luar tersebut akan menjadi tempat yang aman untuk pemeriksaan tiket masuk serta tempat bagi layanan dan transportasi yang ditujukan untuk keadaan darurat bersiaga. Akses menuju anak tangga dan tribun dapat dilalui melalui 16 jalur masuk yang tersebar pada banyak sector, mengacu pada tata ruang yang dahulu digunakan untuk stadion yang lama. Dan yang terakhir, dalam keadaan-keadaan darurat, bangunan dapat dikosongkan dalam waktu kurang dari 4 menit.

Proyek ini diharapkan dapat mengembalikan kondisi seluruh lapisan bawah tanah Delle Alpi, termasuk area zona lapangan. Di bawah anak tangga akan dibangun area pelayanan jasa milik stadion dan juga klub. Kebutuhan-kebutuhan para pemain merupakan prioritas utama bagi para perancang, seperti: akses-akses menuju bangunan, ruang ganti, riang istirahat, pintu masuk menuju lapangan, semuanya telah direncanakan hingga meliputi aspek detail terkecil.

Bagian atas, dilengkapi dengan sumber penerangan yang sangat baik dan sangat diperlukan dalam kegunaannya- khusus disesuaikan dengan gaya ketangguhan yang selalu menjadi ciri khas klub – Bagian stadion ini juga ditingkatkan, dengan anak tangga dan undakan-undakan: semuanya disusun menjadi bentuk setengah lingkaran yang unik yang saling berhubungan tanpa adanya unsur pemisah.

Bangunan penutup glacis, akan diproyeksikan pada lorong ventilasi (Wind Tunnel), kondisi ini terinspirasi pada teknologi yang diterapkan pada sayap pesawat: Bangunan ini akan memiliki sumber pencahayaan yang bagus, yang direalisasikan dengan cara membangun separuh bangunan atap secara transparan dan sebagian lagi dengan lapisan yang pekat, hal ini dilakukan dengan tujuan agar tercipta sebuah sudut pandang yang baik ke arah lapangan, baik dalam kondisi siang hari maupun di malam hari, dengan memberikan jaminan pencahayaan yang mencukupi, agar rumput dapat tumbuh di lapangan. Tutup pada bangunan juga diproyeksikan untuk tetap menjaga suara pedukung bergelora di dalam bangunan stadion, sehingga dapat dirasakan juga oleh para pendukung, atau bahkan membuatnya merasa lebih dekat dengan para pemain.

Area yang difungsikan untuk area komersial adalah seluas 34.000 m2, pada area tersebut akan dibangun galeri toko-toko, pusat perbelanjaan dan took DIY. Kami juga menyediakan area seluas 30.000 M2 yang akan digunakan untuk taman-taman umum, taman bunga, alun-alun dan tempat parkir untuk 4000 mobil.
http://multivu.prnewswire.com/mnr/prne/juventus/50548/images/50548-hi-stadium2.jpg

Proyek stadion baru Juventus diprakarsai oleh tim. Arsitek Hernando Suarez (Shesa Office) dan Gino Zavanella (Gau office) adalah perencana pembangunan; Insinyur Francesco Ossola dan Massimo Majowiecki, bertanggungjawab pada perencanaan pembangunan struktural, perencanaan operasional dan pengerjaan bagian arah penempatan struktur bangunan. Tim juga diarahkan oleh arsitek Antonio De la Pierre (koordinasi perencanaan), oleh insinyur Marco Lazzerini (bangunan mekanikal), oleh insinyur Renzo Zorzi (bangunan elektrik), dan oleh arsitek Eloy dan Stefano Suarez (perencanaan bentuk arsitektur bangunan). Manajemen proyek juga diikuti oleh AI Group dari Kota Turin, dengan presidennya sebagai penanggungjawab, insinyur Paolo Erbetta. Sebuah kontribusi diberikan oleh dua sosok terkenal dalam arsitektur gaya italia, yang berkolaborasi untuk kali pertamanya untuk memberikan nuansa hidup khas italia pada proyek arsitektur tersebut: Giugiaro Design dan Pininfarina Extra. Juventus menyerahkan kepada Fabrizio Giugiaro dan Paolo Pininfarina untuk menciptakan sebuah bentuk desain yang kuat pada stadion, untuk menberikan nuansa keunggulan kerja masyarakat kota Turin agar dikenal oleh seluruh dunia, dan mencerminkan kreatifitas terbaik bangsa Italia.

Arsitek Alberto Rolla (Rolla Office) akan menangani area komersial dan penempatan konsep penataan kota.

Karakteristik-Karakteristik teknis:

Kapasitas: 41.000 tempat duduk, Tempat Parkir: 4.000 kapasitas parkir untuk mobil, Total lahan pembangunan: 355.000 M2, lahan internal stadion: 45.000 M2, Area Jasa: 150.000 M2, Area Komersial: 34.000 M2, Lahan Hijau dan Alun-alun: 30.000 M2,

Jarak penonton terluar ke lapangan dan perbandingan antara stadion baru dengan kondisi Delle Alpi pada saat ini, ialah:

baris pertama Tribuna Ovest: 8,85 meter (28 meter) baris terakhir Trivuna Ovest: 49 meter (68,30 meter), baris pertama Tribuna 100: 8,85 meter (43,50 meter) baris terakhir Tribuna 100: 26,50 meter (49,10 meter), baris pertama Tribuna media: 33,80 meter (57,50 meter) baris terakhir Tribuna media: 49 meter (59,10 meter), baris pertama Curves: 8,85 meter (50 meter dari titik tengah kurva).


Sumber : Juventus Indonesia.

Selasa, 25 Oktober 2011

Lirik Lagu Storia di Un Grande Amore

Sebagai penggemar Juventus alias Juventini, rasanya kurang komplit kalau tidak mengetahui anthem atau lagu resmi tim kuda zebra ini. Karena juventus merupakan klub asal Italia, tentu saja lagu "kebangsaan"nya pun berbahasa Italia. Lagu ini dapat ditemukan di banyak situs music online.

Adapun lagu kebangsaan Juventus itu aslinya berjudul Storia di un Grande Amore atau kalau diterjemahkan dalam bahasa Inggris Story of A Big Love (Kisah tentang Sebuah Cinta yang Agung). Let's play and listen music here.

Lirik lagu kebangsaan Juventus “Storia di un Grande Amore”, by Paolo Belli.



Simili a degli eroi
Abbiamo il cuore a strisce
portaci dove vuoi
verso le tue conquiste
dove tu arriverai
sarà la storia di tutti noi
solo chi corre può
fare di te la squadra che sei

Juve, storia di un grande amore
bianco che abbraccia il nero
coro che si alza davvero per te

Portaci dove vuoi
siamo una curva in festa
come un abbraccio noi
e ancora non ci basta
ogni pagina nuova sai
sarà ancora la storia di tutti noi
solo chi corre può
fare di te quello che sei


Juve, storia di un grande amore
bianco che abbraccia il nero
coro che si alza davvero solo per te
è la Juve storia di quel che sarò
quando fischia l’inizio
l’inizio è quel sogno che sei

Juve, storia di un grande amore
bianco che abbraccia il nero
coro che si alza davvero
Juve per sempre sarà

Juve, storia di un grande amore
bianco che abbraccia il nero
coro che si alza davvero
Juve per sempre sarà
Juve… Juve per sempre sarà
Juve… Juve per sempre sarà.

Minggu, 02 Oktober 2011

Marchisio Bawa Juventus Bungkam Milan 2-0

http://l1.yimg.com/cv/ae/ap/default/111002/marchisio_morin_392.jpg
Juventus berhasil mempecundangi jawara Serie A musim lalu, AC Milan, dengan skor 2-0, Minggu (2/10/2011). Dua gol kemenangan Si Nyonya Tua diciptakan Claudio Marchisio pada menit-menit akhir. Hasil ini membawa Juve menduduki puncak klasemen sementara Serie A, menggeser Udinese.

Sejak menit-menit awal, Juventus memang tampil apik. Formasi menyerang ala Antonio Conte selalu merepotkan barisan pertahanan Milan.

Playmaker Andrea Pirlo mampu melaksanakan tugasnya dengan cemerlang. Aliran bola dari lini belakang ke depan terencana dengan mulus. Sayang, serangan Juventus mampu dipatahkan oleh lini belakang AC Milan pada babak pertama.

Sementara tim tamu hanya bisa sesekali melakukan serangan balik melalui Zlatan Ibrahimovic dan Antonio Cassano. Namun, kokohnya lini pertahanan Juventus serta penampilan gemilang Gianluigi Buffon di bawah mistar gawang, membuat semua serangan I Rossoneri bisa dipatahkan.

Memasuki babak kedua, Juventus tak mengendurkan serangan. Gempuran bertubi-tubi menciptakan berbagai peluang untuk Juventus. Tapi, gol bagi tuan rumah baru tercipta pada menit 87.

Claudio Marchisio menjadi pahlawan kemenangan Juventus dalam laga bigmatch ini. Serangan apik pemain Juventus melalui sentuhan satu dua akhirnya berbuah maksimal. Bek Milan, Bonera, mencoba menyapu bola. Tapi, bola justru mengenai kaki Marchisio dan meluncur ke gawang Christian Abbiati.

Defisit satu gol membuat Kevin-Prince Boateng emosional. Gelandang menyerang itu pun membuat pelanggaran tak perlu sehingga diganjar kartu kuning kedua oleh wasit pada menit 89.

Keunggulan jumlah pemain dapat dimaksimalkan skuad Juventus. Satu menit kemudian, tendangan keras Marchisio kembali memaksa Abbiati memungut bola dari dalam gawangnya.(*FORZA JUVE*)

Jumat, 23 September 2011

Inter Butuh Calciopoli untuk Juara

TURIN – Luciano Moggi kembali melontarkan sindiran kepada Inter Milan. Mantan Direktur Juventus mengklaim La Beneamata perlu melakukan kecurangan lagi untuk bisa menjadi juara.

Luciano Moggi/Foto:Daylife
Luciano Moggi

Moggi baru saja dijatuhi sanksi seumur hidup oleh komisi disiplin FIGC karena dituding sebagai dalang utama kasus Calciopoli (pengaturan pertandingan) yang menggemparkan Serie A pada 2006 silam.

Namun, sanksi tersebut tak membuatnya berhenti berkicau mengenai kebobrokan Inter. Terakhir, dia membalas pernyataan politikus sekaligus fans Nerazzurri, Ignazio La Russi, yang mengkritik manajemen Juventus.

Moggi menegaskan Inter bisa juara lagi jika mereka kembali melakukan pengaturan pertandingan.

“Ketika Inter tidak juara Serie A, itu karena mereka membeli Hakan Sukur dan Taribo West, juga karena pemain terbaik mereka, (Clarence) Seedorf dan (Andrea) Pirlo gabung ke Milan dalam pertukaran (Francesco) Coco,” demikian pernyataan Moggi dalam editorial di surat kabar Libero, Jumat (16/9/2011).

“Di sisi lain Juventus memboyong (Gianluigi) Buffon dan (Zinedine) Zidane. Inter mulai menang ketika mereka mengambil keuntungan dari Calciopoli, mencomot pemain Juventus (Patrick Vieira dan Zlatan Ibrahimovic-red) serta memboyong Jose Mourinho,” cetusnya.

“Tapi, sekarang Mourinho sudah pergi dan kegagalan kembali terlihat. Mereka akan butuh Calciopoli jika ingin kembali juara,” seloroh Moggi.

Kamis, 01 September 2011

Lirik Lagu Forza La Juve (Juventus Inno)

Forza la juve la juve la juve ale'
e'bianconera la bella signora
ale'la juve la juve la juve ale'
solo la juve e' grande la juve ale'

Tu sei la squadra del cuore
sempre in campo undici eroi
vinci l'impossibile e vai
Ti seguiremo anche noi

metti un 'altra stella sul petto
mille mani al cielo per te... insieme
l'onda di una magica ora partira

Forza la juve la juve la juve ale'
e'bianconera la bella signora
ale'la juve la juve la juve ale'
solo la juve e'magica juve ale'

forza la juve la juve la juve ale'
e'bianconera la nostra bandiera
ale'la juve la juve la juve ale'
solo la juve e'grande la juve ale'

JUVE...JUVE...JUVE...JUVE!!

Notte di coppa campioni
notte che non finira mai
grande l'emozione che dai
quando tu vinci per noi

Tutti allo stadio a sognare
Aspettando l'urlo di un goal...insieme
l'onda di una magica ora partira

Forza la juve la juve la juve ale'
e'bianconera la bella signora
ale'la juve la juve la juve ale'
solo la juve e'magica juve ale'

forza la juve la juve la juve ale'
e'bianconera la nostra bandiera
ale'la juve la juve la juve ale'
solo la juve e'grande la juve ale'

JUVE......JUVE!!!!!

Forza la juve la juve la juve ale'
e'bianconera la bella signora
ale'la juve la juve la juve ale'
solo la juve e'magica juve ale'

forza la juve la juve la juve ale'
e'bianconera la nostra bandiera
ale'la juve la juve la juve ale'
solo la juve e'grande la juve ale'

Forza la juve la juve la juve ale'
e'bianconera la bella signora
ale'la juve la juve la juve ale'
solo la juve e'magica juve ale'

Senin, 18 Juli 2011

Sekilas Tentang Stadion Baru Juventus

Stadion ini mampu menampung sebanyak 41.000 penonton dan telah dirancang berdasarkan standar keamanan maksimum. Akses-akses masuk tanpa penghalang, dapat dilalui melalui empat pintu masuk pada bagian sudut stadion, stadion akan dikelilingi dataran landai yang luas, yang diproyeksikan agar menjadi kawasan hijau dimana bangunan dirikan.

Kawasan lingkar luar tersebut akan menjadi tempat yang aman untuk pemeriksaan tiket masuk serta tempat bagi layanan dan transportasi yang ditujukan untuk keadaan darurat bersiaga. Akses menuju anak tangga dan tribun dapat dilalui melalui 16 jalur masuk yang tersebar pada banyak sector, mengacu pada tata ruang yang dahulu digunakan untuk stadion yang lama. Dan yang terakhir, dalam keadaan-keadaan darurat, bangunan dapat dikosongkan dalam waktu kurang dari 4 menit.

Proyek ini diharapkan dapat mengembalikan kondisi seluruh lapisan bawah tanah Delle Alpi, termasuk area zona lapangan. Di bawah anak tangga akan dibangun area pelayanan jasa milik stadion dan juga klub. Kebutuhan-kebutuhan para pemain merupakan prioritas utama bagi para perancang, seperti: akses-akses menuju bangunan, ruang ganti, riang istirahat, pintu masuk menuju lapangan, semuanya telah direncanakan hingga meliputi aspek detail terkecil.

Bagian atas, dilengkapi dengan sumber penerangan yang sangat baik dan sangat diperlukan dalam kegunaannya- khusus disesuaikan dengan gaya ketangguhan yang selalu menjadi ciri khas klub – Bagian stadion ini juga ditingkatkan, dengan anak tangga dan undakan-undakan: semuanya disusun menjadi bentuk setengah lingkaran yang unik yang saling berhubungan tanpa adanya unsur pemisah. Bangunan penutup glacis, akan diproyeksikan pada lorong ventilasi (Wind Tunnel), kondisi ini terinspirasi pada teknologi yang diterapkan pada sayap pesawat: Bangunan ini akan memiliki sumber pencahayaan yang bagus, yang direalisasikan dengan cara membangun separuh bangunan atap secara transparan dan sebagian lagi dengan lapisan yang pekat, hal ini dilakukan dengan tujuan agar tercipta sebuah sudut pandang yang baik ke arah lapangan, baik dalam kondisi siang hari maupun di malam hari, dengan memberikan jaminan pencahayaan yang mencukupi, agar rumput dapat tumbuh di lapangan. Tutup pada bangunan juga diproyeksikan untuk tetap menjaga suara pedukung bergelora di dalam bangunan stadion, sehingga dapat dirasakan juga oleh para pendukung, atau bahkan membuatnya merasa lebih dekat dengan para pemain.

Area yang difungsikan untuk area komersial adalah seluas 34.000 m2, pada area tersebut akan dibangun galeri toko-toko, pusat perbelanjaan dan took DIY. Kami juga menyediakan area seluas 30.000 M2 yang akan digunakan untuk taman-taman umum, taman bunga, alun-alun dan tempat parkir untuk 4000 mobil.

Proyek stadion baru Juventus diprakarsai oleh tim. Arsitek Hernando Suarez (Shesa Office) dan Gino Zavanella (Gau office) adalah perencana pembangunan; Insinyur Francesco Ossola dan Massimo Majowiecki, bertanggungjawab pada perencanaan pembangunan struktural, perencanaan operasional dan pengerjaan bagian arah penempatan struktur bangunan. Tim juga diarahkan oleh arsitek Antonio De la Pierre (koordinasi perencanaan), oleh insinyur Marco Lazzerini (bangunan mekanikal), oleh insinyur Renzo Zorzi (bangunan elektrik), dan oleh arsitek Eloy dan Stefano Suarez (perencanaan bentuk arsitektur bangunan). Manajemen proyek juga diikuti oleh AI Group dari Kota Turin, dengan presidennya sebagai penanggungjawab, insinyur Paolo Erbetta. Sebuah kontribusi diberikan oleh dua sosok terkenal dalam arsitektur gaya italia, yang berkolaborasi untuk kali pertamanya untuk memberikan nuansa hidup khas italia pada proyek arsitektur tersebut: Giugiaro Design dan Pininfarina Extra. Juventus menyerahkan kepada Fabrizio Giugiaro dan Paolo Pininfarina untuk menciptakan sebuah bentuk desain yang kuat pada stadion, untuk menberikan nuansa keunggulan kerja masyarakat kota Turin agar dikenal oleh seluruh dunia, dan mencerminkan kreatifitas terbaik bangsa Italia.

Arsitek Alberto Rolla (Rolla Office) akan menangani area komersial dan penempatan konsep penataan kota.

Karakteristik-Karakteristik teknis:

Kapasitas: 41.000 tempat duduk, Tempat Parkir: 4.000 kapasitas parkir untuk mobil, Total lahan pembangunan: 355.000 M2, lahan internal stadion: 45.000 M2, Area Jasa: 150.000 M2, Area Komersial: 34.000 M2, Lahan Hijau dan Alun-alun: 30.000 M2,

Jarak penonton terluar ke lapangan dan perbandingan antara stadion baru dengan kondisi Delle Alpi pada saat ini, ialah:

baris pertama Tribuna Ovest: 8,85 meter (28 meter) baris terakhir Trivuna Ovest: 49 meter (68,30 meter), baris pertama Tribuna 100: 8,85 meter (43,50 meter) baris terakhir Tribuna 100: 26,50 meter (49,10 meter), baris pertama Tribuna media: 33,80 meter (57,50 meter) baris terakhir Tribuna media: 49 meter (59,10 meter), baris pertama Curves: 8,85 meter (50 meter dari titik tengah kurva).

Juventus Squad 2011-2012

JUVENTUS SQUAD: GOALKEEPERS

JUVENTUS SQUAD: DEFENDERS

JUVENTUS SQUAD: MIDFIELDERS

JUVENTUS SQUAD: FORWARDS


Juventus 2011/12 - The Players Who Will Stay & Those Who Will Go

The double defeat at home against Bologna and Milan has laid bare the Juventus crisis. With their league position already compromised, and a place in the Champions League almost impossible to reach, the process of change has started, and the club are already looking at another revolution.

Here, we analyse the possible changes at the Old Lady.


Staying

Chiellini, future captain
We start with the pillars of the team, Gianluigi Buffon and Alessandro Del Piero. Then we can add new 'Bandiera' players such as Giorgio Chiellini and Claudio Marchisio - the only real stable players of a side that has disappointed this season. Despite inconsistent performances, Milos Krasic is one of the few to have arrived and become a hit with the fans after making a good impression on the pitch. The same with Frederik Sorensen, who, despite making some casual errors, he has shown quality and personality.


Unfortunately for Juventus fans, the praise finishes here.

Felipe Melo, forced stay
There are players who arrived for high fees that could be staying to avoid losses or because they have a lack of admirers. Felipe Melo, Jorge Martinez and Leonardo Bonucci are three such players.

If offers arrive, the club would consider selling, albeit at a loss. As such, there is a chance that they will be given another opportunity to prove themselves. The same goes for Amauri. Andrea Barzagli, on the other hand, would not make a difference as he arrived for free, and thus he can be an alternative for the defence next year. The same for Paolo De Ceglie.

The list of players whose career at Juventus is potentially over is a long one. Vincenzo Iaquinta, Fabio Grosso, Zdenek Grygera, Marco Motta, Simone Pepe, Momo Sissoko and Luca Toni should be waving goodbye to Juve at the end of term. Marco Storari and Alex Manninger are luxuries that Juventus in the Europa League, or out of it, cannot afford. Therefore in this case it depends on offers. Hasan Salihamidzic's deal will expire, and there is also the cost of Leandro Rinaudo's loan deal to consider. If this is not a revolution then what is?

Going

Iaquinta,time to go
Those leaving, who have played all their cards already, include coach Luigi Del Neri. Apart from poor results, the acquisition of players who have not performed weighs on his shoulders. Not being able to adapt in times of emergency and the lack of responsibility in key moments spell the end. The coach arrived at the wrong place and at the wrong time. His experience at Juventus is over and there is little doubt about this. Even if they do qualify for the Champions League, which seems like mission impossible at the moment, he would still go.


Doubt

Del Neri, mission failed

Aquilani, questions over stay
There are thorny issues too with Fabio Quagliarella, Alberto Aquilani and Alessandro Matri: who all came to Turin with so much hope.

The common factor in their stories, however, is their high price - €16.5million, €16m and €18m respectively. For Quagliarella about €5m has already been paid - and thus the decision to surrender him would be a questionable economical choice at the very least. It remains to be seen what the situation is with Aquilani and Matri; for the midfielder, the feeling is that without a discount on his value, his future will be back in England with Liverpool. For the attacker Matri, the informal agreements between Giuseppe Marotta and Massimo Cellino have not yet been revealed.

Marotta, where next?
What is certain is that if Juve were to retain Quagliarella and Matri they certainly would have an attack which is well-stocked and with good prospects, but it would exclude the possibility to further reinforce with a high-level hitman, which Juve still lack.

Among those still unsure of their Juve futures is Beppe Marotta, who was welcomed as the Messiah at Juventus because he was a "football man who understood it." The results, however, do not demonstrate that the club made the right choice. The professionalism and competence of the general director cannot be questioned, but some transfer choices have left some observers puzzled. It seems there is doubt at the club as to whether to continue the relationship.

Arrivals

Capello, bench dream
Everything depends on the extent of the revolution, which will start from the ground up. The dream is clear: Fabio Capello back as coach of Juventus. And with him, Franco Baldini, which would seal the departure of Marotta. Recent history should have taught the club that they need someone capable of withstanding pressure and with the experience to deal with issues at all levels. The option of appointing a 'novice', therefore, should be excluded.

Luciano Spalletti and Walter Mazzarri would be able to understand the issues at the club and deal with them properly. As tacticians with great pedigree, they would available to come in. There are not many more options though. Intriguing, but perhaps not feasible, is the assumption that would lead to the return of Didier Deschamps for a second spell. He has international experience which is what the club is looking for and he has proven to be able to handle the top level by taking Marseille back to the top of French football after years of neglect. Convincing Marcello Lippi to return for a third marriage would be unlikely.

Spalletti, fascinating possibility
Certainly, though, Juve have big gaps to be filled: the first team squad lacks the overall quality, especially in midfield. If, then, they are to go with a new system, two wing-backs are the minimum arrivals required and another midfielder should be added to that wishlist. The rest will depend on tactics. A winger could arrive if the tactics changed to a Spalletti style 4-2-3-1 or a big striker in case of a more traditional 4-4-2.

But beyond the names, positions or quotes, what the fans hope for is a standard of player who could rise to a leading role.

Rabu, 11 Mei 2011

Juventini-Indonesia Chapter Manado

Juventini-Indonesia Chapter Manado, Juventini Sejati...!!!

Juventini-Indonesia merupakan wadah komunitas pencinta Juventus di Indonesia yang berdiri pada Bulan Juli 2006. Komunitas ini terbentuk ketika Juventus mengalami masa suram akibat terlempar ke Seri-B akibat kasus Calciopoli. Berawal dari rasa sakit, kecewa, dan keingintahuan akan berita terbaru dan kondisi terkini Juventus, munculah segelintir militan Juventini yang mempunyai misi dan visi sejalan untuk membentuk sebuah wadah yang lebih kuat dan terorganisasi.

Pada tanggal 28 Juli 2006 Komunitas ini mendeklarasikan hari jadinya dan membuat wadah komunikasi berbentuk forum di dunia maya
www.juventini-indonesia.com. Dari forum inilah Juventini-Indonesia mencoba menjaring para Juventini yang tersebar di Indonesia bahkan Juventini Indonesia yang sedang beraktivitas di negara lain. Hingga kini anggota Juventini Indonesia berjumlah 4000 member (300 member aktif)
Juventini Indonesia telah menelurkan chapter-chapternya di berbagai kota di Indonesia, mulai dari Jakarta, Bandung, Jogja, Semarang, Surabaya hingga Manado.
Kegiatan awal yang memulai terbentuknya Juventini Indonesia Chapter Manado adalah Gathering I yang diselenggarakan di MegaMal yang diprakarsai oleh Wandy, Mario, dan Arthur pada tanggal 11 November 2007. Dilanjutkan dengan Gathering II di BayView IT Center pada tanggal 29 Desember 2007. dan dilanjutkan dengan Gathering III yang dilaksanakan di Solaria Mantos pada tanggal 24 Juni 2008 yang dihadiri kurang lebih 10 orang dan yang terakhir Gath IV di Mashosho Cafe Mega Mas tanggal 26 Sept 2008 yang dihadiri 20 orang juventini di seluruh manado.
Saat ini jumlah member JICM yang berminat bergabung adalah sekitar 45 orang, dan yang aktif dalam kegiatan sekitar 20-25 orang.
Kegiatan yang pernah dilakukan antara lain Gathering dan Pertandingan futsal, harapan kami bisa melaksanakan nanti nonton bareng, baksos, temu media, dan kerjasama dengan komunitas lainnya diluar sepakbola.
Saat ini misi utama kami adalah mengumpulkan dan mempererat tali silahturahmi antara penggemar Juventus diseluruh kota Manado khususnya dan propinsi Sulawesi Utara pada umumnya.
Ingin menjadi Juventini sejati? Bergabunglah dengan kami forum kami: www.juventini-indonesia.com/forum untuk bisa saling bertemu secara online dan bertukar informasi tentang Juventus dan jangan lupa untuk bergabung di ruang khusus Juventini Indonesia Manado di viewforum.php?f=29
WE PROUD TO BE JUVENTINI…..FORZA JUVE….JUVE PER SEMPRE……JUVE SIAMO NOI……!!!!


JUVENTINI INDONESIA CHAPTER MANADO


Bergabunglah dengan kami para Juventini se manado pada khususnya dan Se-Sulawesi Utara pada umumnya..

karena Juventini Indonesia merupakan:
-=[KOMUNITAS TERBESAR PENGGEMAR JUVENTUS FC SpA Di INDONESIA]=-

silakan para juventini manado gabung di :
www.juventini-indonesia.com/forum

kemudian klik Manado Chapter...

disana kita bs liat perkembangan juve,pic juve,pemain juve,sejarah juve,jual beli merchandise juve,saling kenal dan ktemuan juventini indonesia lainnya en dsbnya all about juve...

Disana juga bs Beli MErchandise juventus Kaos, polo,jaket, stiker,mousepad,mug juventus dan sebagainya....

Dan kita bisa gabung dalam membership juventini Indonesia
GOLD MEMBER
atau SILVER MEMBER
more info just klik www.juventini-indonesia.com/forum (about membership thread)

========= Forza juve ============
www.juventini-indonesia.com
www.juventini-indonesia.com/forum

(login/daftar first)
dan konfirmasi manual ke YM atau kirim email ke alamat dibawah ini:

jo3ya_23,
adetrezegol,
atau
cah_tebet2004
=====================================

Contact Person:
Wandy Bali_Juventino (04313332744)
Arthur Athey (0431-3422522)/athey@juventini-indonesia.com
Shy Billy (081340581094)
Pete (085256500504)
Yohanes YSA_SnakePit (08114304021)
======================================

IMPORTANT SITE:

Forum JICM: http://www.juventini-indonesia.com/f...forum.php?f=29

Friendster JICM: http://profiles.friendster.com/juventiniindonesiamanado

========================================
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...


 

© Copyright by We Are Juventini | Template by BloggerTemplates | Blog Templates at Fifa World