Photobucket

Entri Populer

Tampilkan postingan dengan label News. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label News. Tampilkan semua postingan

Rabu, 01 Februari 2012

Profil Juventus Stadium

Stadion Baru Juventus
http://gambutku.com/wp-content/uploads/2011/09/juventus-arena-pes-2011.jpg
Stadion ini mampu menampung sebanyak 41.000 penonton dan telah dirancang berdasarkan standar keamanan maksimum. Akses-akses masuk tanpa penghalang, dapat dilalui melalui empat pintu masuk pada bagian sudut stadion, stadion akan dikelilingi dataran landai yang luas, yang diproyeksikan agar menjadi kawasan hijau dimana bangunan dirikan.

Kawasan lingkar luar tersebut akan menjadi tempat yang aman untuk pemeriksaan tiket masuk serta tempat bagi layanan dan transportasi yang ditujukan untuk keadaan darurat bersiaga. Akses menuju anak tangga dan tribun dapat dilalui melalui 16 jalur masuk yang tersebar pada banyak sector, mengacu pada tata ruang yang dahulu digunakan untuk stadion yang lama. Dan yang terakhir, dalam keadaan-keadaan darurat, bangunan dapat dikosongkan dalam waktu kurang dari 4 menit.

Proyek ini diharapkan dapat mengembalikan kondisi seluruh lapisan bawah tanah Delle Alpi, termasuk area zona lapangan. Di bawah anak tangga akan dibangun area pelayanan jasa milik stadion dan juga klub. Kebutuhan-kebutuhan para pemain merupakan prioritas utama bagi para perancang, seperti: akses-akses menuju bangunan, ruang ganti, riang istirahat, pintu masuk menuju lapangan, semuanya telah direncanakan hingga meliputi aspek detail terkecil.

Bagian atas, dilengkapi dengan sumber penerangan yang sangat baik dan sangat diperlukan dalam kegunaannya- khusus disesuaikan dengan gaya ketangguhan yang selalu menjadi ciri khas klub – Bagian stadion ini juga ditingkatkan, dengan anak tangga dan undakan-undakan: semuanya disusun menjadi bentuk setengah lingkaran yang unik yang saling berhubungan tanpa adanya unsur pemisah.

Bangunan penutup glacis, akan diproyeksikan pada lorong ventilasi (Wind Tunnel), kondisi ini terinspirasi pada teknologi yang diterapkan pada sayap pesawat: Bangunan ini akan memiliki sumber pencahayaan yang bagus, yang direalisasikan dengan cara membangun separuh bangunan atap secara transparan dan sebagian lagi dengan lapisan yang pekat, hal ini dilakukan dengan tujuan agar tercipta sebuah sudut pandang yang baik ke arah lapangan, baik dalam kondisi siang hari maupun di malam hari, dengan memberikan jaminan pencahayaan yang mencukupi, agar rumput dapat tumbuh di lapangan. Tutup pada bangunan juga diproyeksikan untuk tetap menjaga suara pedukung bergelora di dalam bangunan stadion, sehingga dapat dirasakan juga oleh para pendukung, atau bahkan membuatnya merasa lebih dekat dengan para pemain.

Area yang difungsikan untuk area komersial adalah seluas 34.000 m2, pada area tersebut akan dibangun galeri toko-toko, pusat perbelanjaan dan took DIY. Kami juga menyediakan area seluas 30.000 M2 yang akan digunakan untuk taman-taman umum, taman bunga, alun-alun dan tempat parkir untuk 4000 mobil.
http://multivu.prnewswire.com/mnr/prne/juventus/50548/images/50548-hi-stadium2.jpg

Proyek stadion baru Juventus diprakarsai oleh tim. Arsitek Hernando Suarez (Shesa Office) dan Gino Zavanella (Gau office) adalah perencana pembangunan; Insinyur Francesco Ossola dan Massimo Majowiecki, bertanggungjawab pada perencanaan pembangunan struktural, perencanaan operasional dan pengerjaan bagian arah penempatan struktur bangunan. Tim juga diarahkan oleh arsitek Antonio De la Pierre (koordinasi perencanaan), oleh insinyur Marco Lazzerini (bangunan mekanikal), oleh insinyur Renzo Zorzi (bangunan elektrik), dan oleh arsitek Eloy dan Stefano Suarez (perencanaan bentuk arsitektur bangunan). Manajemen proyek juga diikuti oleh AI Group dari Kota Turin, dengan presidennya sebagai penanggungjawab, insinyur Paolo Erbetta. Sebuah kontribusi diberikan oleh dua sosok terkenal dalam arsitektur gaya italia, yang berkolaborasi untuk kali pertamanya untuk memberikan nuansa hidup khas italia pada proyek arsitektur tersebut: Giugiaro Design dan Pininfarina Extra. Juventus menyerahkan kepada Fabrizio Giugiaro dan Paolo Pininfarina untuk menciptakan sebuah bentuk desain yang kuat pada stadion, untuk menberikan nuansa keunggulan kerja masyarakat kota Turin agar dikenal oleh seluruh dunia, dan mencerminkan kreatifitas terbaik bangsa Italia.

Arsitek Alberto Rolla (Rolla Office) akan menangani area komersial dan penempatan konsep penataan kota.

Karakteristik-Karakteristik teknis:

Kapasitas: 41.000 tempat duduk, Tempat Parkir: 4.000 kapasitas parkir untuk mobil, Total lahan pembangunan: 355.000 M2, lahan internal stadion: 45.000 M2, Area Jasa: 150.000 M2, Area Komersial: 34.000 M2, Lahan Hijau dan Alun-alun: 30.000 M2,

Jarak penonton terluar ke lapangan dan perbandingan antara stadion baru dengan kondisi Delle Alpi pada saat ini, ialah:

baris pertama Tribuna Ovest: 8,85 meter (28 meter) baris terakhir Trivuna Ovest: 49 meter (68,30 meter), baris pertama Tribuna 100: 8,85 meter (43,50 meter) baris terakhir Tribuna 100: 26,50 meter (49,10 meter), baris pertama Tribuna media: 33,80 meter (57,50 meter) baris terakhir Tribuna media: 49 meter (59,10 meter), baris pertama Curves: 8,85 meter (50 meter dari titik tengah kurva).


Sumber : Juventus Indonesia.

Selasa, 08 November 2011

Del Piero Belum Berniat Pensiun


AFP/Giusepe Cacace
Turin - Satu hal yang pasti adalah Alessandro Del Piero akan meninggalkan Juventus akhir musim ini. Tapi bukan berarti Del Piero akan gantung sepatu karena ia masih terus ingin menendang bola.

Juve sudah mengumumkan beberapa waktu lalu bahwa Del Piero tidak akan menerima perpanjangan kontrak, setelah masa tinggalnya akan habis Juni tahun depan.

Ini merupakan keputusan yang mengejutkan mengingat Del Piero adalah legenda klub itu dan merupakan topskorer sepanjang masa Juve. Namun sepertinya nasih sudah menjadi bubur dan Del Piero harus mencari klub baru musim depan.

Disebutkan beberapa klub lokal seperti Padova dan bahkan AC Milan berniat mendatangkannya. Di Eropa ada klub Swiss, Sion, serta beberapa klub Major League Soccer (MLS).

Dimanapun Del Piero bermain tampaknya tak akan jadi masalah, sebab prioritas utama striker 37 tahun itu adalah tetap berkarier di dunia yang membesarkan namanya itu. Ini menyanggah kabar yang menyebutkan jika pria berpaspor Italia itu akan gantung sepatu setelah tak lagi di Juve.

"Dari 30 Juni 2012, saya masih seorang pemain sepakbola," sahut Del PIero kepada TG1 Cameras yang dilansir Football Italia.

"Saya masih punya waktu untuk memikirkannya, namun untuk menghormati klub saya dapat katakan jika saya masih ingin bermain sepakbola," tuntasnya.

Alessandro Del Piero, Juventus & Azzurri Legend, Turns 37

34 years ago, on the 9th of November 1974, in a little town called Conegliano in the province of Treviso, one of the beautiful game’s greatest legends saw the light. Born of Gino and Bruna Del Piero, three decades later this wonderful footballing genius is still running on the fields of Serie A and of Europe, surprising us with his astonishing fitness level and never-empty gas tank, and delighting us many fans with his touches of magic. The delicate ball controls, the pinpoint passes, the inswinging goals (alla Del Piero), and free-kicks… these are but only a fraction of the immense repertoire of tricks this man is capable of, the true embodiment of where skills become genius, and where genius becomes legend.

And oh yes… those free-kicks. What better way to celebrate your 34thbirthday than with a victory and with a goal this week-end, the set-pieces home special the Chievo supporters had to learn the hard way. Yet another masterpiece in a year that only keeps getting better.

.

BUON COMPLEANNO ALE!!

















Minggu, 30 Oktober 2011

Juventus menaklukkan San Siro

Marotta: "Sebuah kemenangan penting"

6 Kemenangan Beruntun

Marchisio samai rekor mencetak gol

Vucinic: "Napoli di depan kita"

Hajar Inter, Juventus Kembali ke Puncak

Inter vs Juventus/ dok.Daylife

Hanya bertahan beberapa jam setelah diambil alih oleh AC Milan, Juventus kembali memuncaki klasemen Serie-A setelah membungkam rival mereka, Inter Milan dengan skor 2-1 pada laga bertajuk Derby D'Italia di Stadion Giuseppe Meazza, (29/10).

Bagi I Nerazzurri, ini menjadi kekalahan ke-75 yang dideritanya dari Juventus dari total 165 perjumpaan. Selain itu, Inter pun menderita kekalahan kelima dari sembilan laga Serie-A musim ini.

Padahal, Inter sejatinya tampil tak terlalu mengecewakan pada babak pertama. Mereka mencoba mengambil inisiatif penyerangan begitu pertandingan dimulai. Sebuah peluang didapat Giampaolo Pazzini diawal laga yang masih tepat kepelukkan Gianluigi Buffon.

Memasuki menit ke-12, Juve mengejutkan publik Giuseppe Meazza dengan unggul lebih dulu ketika bola muntah tendangan Alessandro Matri yang ditepis Luca Castellazzi mampu disambar Mirko Vucinic untuk mengubah skor menjadi 1-0.

Minggu, 23 Oktober 2011

Juventus pays tribute to Simoncelli

Juventus pays tribute to Simoncelli
http://www.juventus.com/resources/images/news/inlined/56283fc2-f882-4607-8790-fc3850493cef.jpg
The world of sport is in mourning. Motor Racing driver Marco Simoncelli has lost his life following a tragic accident in the Malaysian GP.

Juventus joins together to pay tribute to a great champion and the club’s thoughts are with Marco’s family.

Minggu, 02 Oktober 2011

Marchisio Bawa Juventus Bungkam Milan 2-0

http://l1.yimg.com/cv/ae/ap/default/111002/marchisio_morin_392.jpg
Juventus berhasil mempecundangi jawara Serie A musim lalu, AC Milan, dengan skor 2-0, Minggu (2/10/2011). Dua gol kemenangan Si Nyonya Tua diciptakan Claudio Marchisio pada menit-menit akhir. Hasil ini membawa Juve menduduki puncak klasemen sementara Serie A, menggeser Udinese.

Sejak menit-menit awal, Juventus memang tampil apik. Formasi menyerang ala Antonio Conte selalu merepotkan barisan pertahanan Milan.

Playmaker Andrea Pirlo mampu melaksanakan tugasnya dengan cemerlang. Aliran bola dari lini belakang ke depan terencana dengan mulus. Sayang, serangan Juventus mampu dipatahkan oleh lini belakang AC Milan pada babak pertama.

Sementara tim tamu hanya bisa sesekali melakukan serangan balik melalui Zlatan Ibrahimovic dan Antonio Cassano. Namun, kokohnya lini pertahanan Juventus serta penampilan gemilang Gianluigi Buffon di bawah mistar gawang, membuat semua serangan I Rossoneri bisa dipatahkan.

Memasuki babak kedua, Juventus tak mengendurkan serangan. Gempuran bertubi-tubi menciptakan berbagai peluang untuk Juventus. Tapi, gol bagi tuan rumah baru tercipta pada menit 87.

Claudio Marchisio menjadi pahlawan kemenangan Juventus dalam laga bigmatch ini. Serangan apik pemain Juventus melalui sentuhan satu dua akhirnya berbuah maksimal. Bek Milan, Bonera, mencoba menyapu bola. Tapi, bola justru mengenai kaki Marchisio dan meluncur ke gawang Christian Abbiati.

Defisit satu gol membuat Kevin-Prince Boateng emosional. Gelandang menyerang itu pun membuat pelanggaran tak perlu sehingga diganjar kartu kuning kedua oleh wasit pada menit 89.

Keunggulan jumlah pemain dapat dimaksimalkan skuad Juventus. Satu menit kemudian, tendangan keras Marchisio kembali memaksa Abbiati memungut bola dari dalam gawangnya.(*FORZA JUVE*)

Selasa, 27 September 2011

ke Juve, Bisa Bantu Karier Torres

LONDON- Rumor bahwa akan dipinjamkannya Fernando Torres oleh pelatih Andre Villas-Boas ke klub lain, menghadirkan beberapa spekulasi. Tapi kemanakah dia akan dipinjamkan, apakah akan kembali ke ranah Spanyol, atau akan mencoba petualangan baru ke Italia?
Fernando Torres (foto:Reuters Pictures)
Terdengar kabar dari beberapa media di Italia, Juventus menjadi klub yang cocok untuk pelabuhan Torres berikutnya. Pasalnya, untuk mematangkan kembali ke puncak permainan terbaiknya dan diterima lagi oleh Villas-Boas, Torres butuh tantangan baru.

Seperti dilansir Bleacher Report, Rabu (28/9/2011), beberapa alasan mengapa dia harus ke Juve adalah jika Torres sudah merasakan La Liga selama enam tahun bersama Atletico Madrid. Jadi kemungkinan dia tidak menemukan tantangan yang berarti di La Liga.

Sedangkan jika dia bermain di Serie A bersama Juventus, maka tantangan baru akan mendatanginya. Dengan usia yang masih 27 tahun, striker Spanyol itu menjadi pemain paling muda di lini depan Juventus. Sebab Alessandro Del Piero, Vicenzo Iaquinta, dan Luca Toni sudah berusia di atas 30 tahun.

Dia juga akan menjadi pendamping yang tepat bagi Fabio Quagliarella dan Mirko Vucinic yang baru saja didatangkan dari Roma musim panas lalu.

Satu masalah yang mungkin Torres akan jumpai jika pindah ke Juve adalah The Old Lady tidak akan mengikuti kompetisi Eropa musim ini, setelah hanya finis di posisi ketujuh pada musim lalu. Tapi kurangnya jadwal kompetisi Eropa benar-benar bisa menjadi hal yang bagus bagi Torres.

Jumat, 23 September 2011

Inter Butuh Calciopoli untuk Juara

TURIN – Luciano Moggi kembali melontarkan sindiran kepada Inter Milan. Mantan Direktur Juventus mengklaim La Beneamata perlu melakukan kecurangan lagi untuk bisa menjadi juara.

Luciano Moggi/Foto:Daylife
Luciano Moggi

Moggi baru saja dijatuhi sanksi seumur hidup oleh komisi disiplin FIGC karena dituding sebagai dalang utama kasus Calciopoli (pengaturan pertandingan) yang menggemparkan Serie A pada 2006 silam.

Namun, sanksi tersebut tak membuatnya berhenti berkicau mengenai kebobrokan Inter. Terakhir, dia membalas pernyataan politikus sekaligus fans Nerazzurri, Ignazio La Russi, yang mengkritik manajemen Juventus.

Moggi menegaskan Inter bisa juara lagi jika mereka kembali melakukan pengaturan pertandingan.

“Ketika Inter tidak juara Serie A, itu karena mereka membeli Hakan Sukur dan Taribo West, juga karena pemain terbaik mereka, (Clarence) Seedorf dan (Andrea) Pirlo gabung ke Milan dalam pertukaran (Francesco) Coco,” demikian pernyataan Moggi dalam editorial di surat kabar Libero, Jumat (16/9/2011).

“Di sisi lain Juventus memboyong (Gianluigi) Buffon dan (Zinedine) Zidane. Inter mulai menang ketika mereka mengambil keuntungan dari Calciopoli, mencomot pemain Juventus (Patrick Vieira dan Zlatan Ibrahimovic-red) serta memboyong Jose Mourinho,” cetusnya.

“Tapi, sekarang Mourinho sudah pergi dan kegagalan kembali terlihat. Mereka akan butuh Calciopoli jika ingin kembali juara,” seloroh Moggi.

Kamis, 08 September 2011

Serie A 2011-2012 Di Mata Juventus Club Indonesia

Dengan Stadion Baru dan juga pemain-pemain baru, Juventus akan bermain dengan gairah baru

Secara singkat, Fransiskus Susetyo selaku Presiden Juventus Club Indonesia memberikan gambaran seperti apa jalannya Serie A musim 2011-2012 nanti. Bagaimana suara fans La Vecchia Signora di Indonesia? Simak tulisan Fransiskus Susetyo berikut.

Membicarakan Serie A musim baru 2011-2012 ini, Serie A masih tetap akan menjadi salah satu pentas kompetisi sepakbola yang cukup menarik untuk disimak. ,Meski dalam beberapa tahun terakhir ini kurang banyak pemain bintang yang hijrah ke Serie A, akan tetapi hal itu tak akan mengurangi nilai dari serie A itu sendiri.

Musim ini tim favorit juara masih akan berkutat di duo Milan (AC Milan dan Inter). Tapi sepakbola bukanlah sebuah ilmu pasti, karena beberapa klub lain juga mempunyai peluang yang sama. Seperti Juventus atau AS Roma. Musim ini, Juventus dan AS Roma banyak mendatangkan amunisi anyar dan tentusaja memiliki kekuatan yangg cukup kompetitif untuk mengarungi musim baru ini.

Juventus sendiri akan dibesut pelatih baru yang juga mantan kapten Antonio Conte. Salah satu harapan manajemen adalah Conte bisa kembali menularkan mental juara Juventus yang beberapa musim ini se akan-akan hilang.

Dengan pelatih baru ditambah pembelian pemain-pemain baru tentunya juga membawa gairah baru. Apalagi musim ini Juventus akan memakai stadion baru. Dan ini juga di utarakan beberapa pemain pilar. Mereka optimis Juventus bisa meraih hasil yang baik terutama untuk lolos ke zona Champions League musim berikutnya

Tutto cio'che torna in realta non e'mai finito

Noi siamo come la nostra fede...Immortali

Rabu, 07 September 2011

Juventus Stadium, the opening ceremony to be streamed


The most fortunate Bianconeri fans will be at the stadium on Thursday 8th September, to view the fabulous opening ceremony for themselves. But all Juve fans from around the world will have the opportunity of seeing the new stadium and enjoying the extraordinary spectacle that will bring it to life.
Juventus.com and Youtube.com/Juventus will stream the full ceremony from 10pm onwards.

Peresmian Stadion Baru Juventus juga dapat disaksikan via streaming melalui www.youtube.com/Juventus pd pkl 03.00 WIB (delayed).

Link streaming acara peresmian stadion baru Juventus + laga persahabatan Vs Notts County akan diberikan minimal satu jam sblmnya..


Minggu, 07 Agustus 2011

Claudio Marchisio : Juventus Di Trek Yang Tepat!


Optimisme tinggi seputar persiapan Juventus menghadapi musim depan disuarakan gelandang .

Dengan kemajuan yang diperlihatkan tim serta kesatuan visi yang makin terjalin dengan allenatore Antonio Conte, Marchisio yakin I Bianconeri melaju di rel yang tepat menuju pencapaian yang lebih baik dibanding dua musim ke belakang.

“Dalam periode seperti ini, kami semua bekerja keras untuk mengintegrasikan ide-ide sang pelatih. Kami berkembang hari demi hari. Kami berada di trek yang tepat,” tutur pemain 25 tahun itu dilansir situs resmi klub.

“Tapi, kami tahu bahwa masih banyak yang harus dilakukan sebelum memulai kompetisi,” sambungnya.

Binaan asli akademi Si Nyonya Tua ini mengindikasikan keinginannya untuk ditempatkan sebagai gelandang tengah, dan bukan di sisi sayap kiri seperti yang pernah diinstruksikan Conte pada beberapa gim ujicoba.

“Pers menilai saya piawai di banyak posisi, tapi saya sebenarnya adalah seorang gelandang sentral. Saya telah menunjukkannya dan akan terus membuktikannya walaupun saya juga dapat bermain di posisi sayap dalam situasi darurat.”

Juve masih akan melakoni beberapa gim pemanasan lagi, di antaranya kontra dan berkiprah di serta Trofeo sebelum melawat ke Udinese pada pekan Serie A (28/8).

Di laga ujicoba terakhir yang berlangsung tadi malam, Marchisio cs. menaklukkan Tim Primavera Juventus 2-0.

source

Latest Juventus transfers in Italian Serie A

Montenegrin forward Mirko Vucinic from Roma for a fee of €15m.

Chilean midfielder Arturo Vidal from Bayer Leverkusen for a fee of €10.5m;
http://sidomi.com/wp-content/uploads/2011/07/Arturo-Vidal-juventus.jpg

Swiss defender Stephan Lichtsteiner from Lazio for a fee of €10m;
http://klimg.com/bola.net/library/p/lichtsteiner-sign-juve.jpg

Swedish midfielder Albin Ekdal from Bologna for a fee of €1.3m;
http://emmatronnhagen.blogg.se/images/2010/ekdal_75985650.jpg

Argentinean midfielder Sergio Almiron from Bari;
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjbtR1waClVQcbhp8q41_YsjDSmnx35RMf4ZeZ53cdAusUJ61eGhREYSbJ_RXGYltYSXvrPqZmonroK7tL-OSLBDM4KcuTZnV8oZsi2Zi5_IPMyTcoVEXeRo9MsN9LC9LzEl5hPGg24QI5D/s320/almiron.jpg

Forward Alessandro Matri (permanent signing) from Cagliari for a fee of €15.5m;
http://www.soccerjerseysclub.com/wp-content/uploads/2011/02/matri-juventus-jersey-150x150.jpg

Forward Fabio Quagliarella (permanent signing) from Napoli for a fee of €10.5m;
http://www.ecodellosport.it/img/quagliarella-alla-juve.jpg

Defender Marco Motta (permanent signing) from Udinese for a fee of €3.8m;
http://klimg.com/bola.net/library/p/marco-motta-uefa.jpg

Midfielder Simone Pepe (permanent signing) from Udinese for a fee of €7.5m;
http://www.juventus.co.id/uploads/201006092254440.pepe_agnelli_cover.jpg

Midfielder Andrea Pirlo on a free transfer from Milan;
http://juventiniarena.files.wordpress.com/2011/07/pirlo-07-07-11-juve.jpg

Danish defender Frederik Sorensen from Lyngby U19 for a fee of €0.5m;
http://img.skysports.com/10/11/218x298/Frederik-Sorensen-Sky-Sports-Scout-Feature-80_2532365.jpg

Midfielder Michele Pazienza on a free transfer from Napoli;
http://klimg.com/bola.net/library/p/michele-pazienza-1606-juve.jpg

Swiss defender Reto Ziegler on a free transfer from Sampdoria.
http://www.bolakita.com/foto_berita/23reto%20ziegler.jpg

Lippi Tersenyum Lihat Wajah Baru Juve

Marcello Lippi/ Foto: Daylife
Marcello Lippi
TURIN – Marcello Lippi senang melihat pergerakan mantan timnya Juventus usai musim ini selasai. Dia yakini sejumlah perubahan yang dilakukan oleh manejemen akan menuntun Bianconeri ke arah lebih positif.

Perubahan yang pertama dicermati oleh Lippi adalah pergantian pelatih. Meskipun belum sah, namun Antonio Conte dipercaya bisa memberikan warna cerah di kubu La Vecchia Signora.

“Jika Conte jadi ditunjuk sebagai pelatih, saya pikir itu adalah hal yang sangat bagus. Dia pelatih yang bagus dan memiliki semangat Juventus,” ujar Lippi seperti dikutip Football Italia, Rabu (25/5/2011).

Selanjutnya Lippi mengomentari kedatangan Andrea Pirlo dari AC Milan. Pemain yang biasa mengisi pos gelandang serang itu direkrut secara cuma-cuma dan mengikat kontrak tiga tahun.

“Pirlo bisa bisa memberikan banyak hal kepada tim. Dia pemain yang memiliki kelas,” cetusnya.

Sukacita dan kegembiraan di Chiusa Pesio


Hari ketiga, hari-hari dari persiapan Juventus hampir selesai. Tim menghabiskan hari Sabtu mereka di lapangan, di stadion Comunale, untuk sesi harian kedua yang ditandai oleh adanya banyak publik yang mengikuti pelatihan dengan melihat orang-orang Antonio Conte.

Pada sore hari, bola memainkan peran kunci. Pertama selama pemanasan, kemudian dengan latihan yang lama untuk meningkatkan penguasaan bola, dan akhirnya dengan pertandingan kecil. Pepe, Quagliarella dan Pazienza ditangani dengan program spesialis mereka lagi.

Pelatihan hari ini adalah terakhir di Chiusa Pesio bersama sepuluh Bianconeri. Buffon, Bonucci, Chiellini, Marchisio, Pirlo, Krasic, Lichtsteiner, Ziegler, Marrone dan Sorensen akan libur di hari Minggu sebelum bergabung dengan Tim Nasional masing-masing untuk pertandingan persahabatan yang akan berlangsung minggu depan.

Besok, Minggu 7 Agustus, Chiusa Pesio akan menyaksikan grand final. Dua sesi pelatihan dijadwalkan: yang pertama di pagi hari di 09:30, dan yang lainnya di sore hari - di 3:00 - dimana Primavera Marco Baroni juga akan terlibat. Pada akhir sesi, seluruh tim akan bergerak dari Valle Pesio kembali ke Torino.

Chiusa kegirangan akan Juventus

Sesi pelatihan kedua direncanakan untuk besok belum kejadian, tapi Juventus ingin berterima kasih kepada semua Pesio Valle di muka, terutama semua orang atas perhatian yang ditunjukkan pada hari-hari terakhir. Oleh karena itu, sore yang indah terjadi di stadion Comunale di Chiusa Pesio, di mana tim memainkan peran kunci khusus.

Seluruh tim, bersama dengan para pemain yang akan meninggalkan untuk bergabung dengan Tim Nasional masing-masing, berpartisipasi dalam acara penobatan - bersama dengan permainan kemarin - dari kamp musim panas di daerah sekitar Cuneo. Anak-anak dari Chiusa dan lebih dari dua ribu penggemar menghadiri perayaan dari stadion.

Sebuah malam sepak bola, ditandai dengan sebuah acara besar dan waktu yang sangat tepat. Cara terbaik untuk mengkonfirmasi persatuan antara Juventus dan Valle Pesio.



Highlight Juventus - Cuneo

Perayaan di sore hari, lengkap dengan lagu kebangsaan dimainkan sebelum kick-off dan badai tak lama setelah gol, dengan lebih dari 6.000 penggemar yang hadir di tribun Stadion Comunale dari dari Chiusa Pesio pergi ke ekstasi atas Juve, dengan Bianconeri semakin mengendalikan ide-ide dan skema dari Antonio Conte .

Untuk pertandingan pra-musim keenam persahabatan melawan tim yang baru dipromosikan Cuneo di Lega Pro Seconda Divisione, Conte mengusulkan pasangan menyerang Matri dan Del Piero, dan Pirlo di lini tengah arah bersama Marchisio.

Juventus segera menguasai lapangan dan menembak pertama di menit ke 3: Pasquato yang brilian dibantu oleh Matri namun tembakannya ditangkap oleh Pascarella. Nasib yang sama, namun berbalik beda tom, Crisitini menembak pada menit 9, mampu dikuasai oleh Buffon. Pada serangan balik, inilah gol pertama pertandingan: Pirlo menoper bola terhadap Krasic yang ada di garis gawang dan persilangan dengan tepat untuk melakukan header untuk Matri.

Pada menit 18, gol kedua diselamatkan oleh Pascarella yang menggunakan badannya untuk menahan tembakan kaki kanan Pasquato dan lagi beberapa saat kemudian inisiatif pertama oleh Matri untuk menembak setelah mendapat operan dari Krasic yang sangat keren dan sering menjadi tumpuan di lini penyerangan.

Skor 2-0 terjadi di menit 34 olrh Marchisio yang menembak dari tepi kotak dengan kaki kiri di sudut jala gawang, meninggalkan gawang Cuneo tanpa harapan.

Tiga kesempatan dalam satu menit tidak menghasilkan gol ke 3, tapi melepaskan kekaguman dari penonto: pada menit 38 sundulan Chiellini adalah ditepis oleh Sentinelli tepat di garis gawang; lalu Krasic dan Del Piero mencoba tendangan dari luar kotak penalti, namun masing-masing membentur tiang dan mistar gawang.

Di awal babak kedua, Conte melakukan perubahan delapan pemain dan Mirko Vucinic membuat penampilan perdananya di kemeja hitam dan putih. Sang Montenegro sudah memperkenalkan diri kepada penggemar baru di menit ke 5, dengan tembakan kaki kanan yang menakutkan namun melebar beberapa inci dari tiang gawang dan hanya tujuh menit kemudian, tembakan diagonalnya yang juga tidak beruntung. Namun, di menit 16, inilah gol pertamanya dalam warna hitam dan putih: umpan silang Ruggiero, ditahan Vucinic dengan dadanya dan langsung menembakan bola ke jaring, tanpa ada kesempatan untuk Negretti yang lalu diganti untuk di awal babak kedua .

Gol keempat yang spektakuler untuk Bianconeri terjadi di menit 18, tembakan Pasquato membentur persimpangan tiang dan mistar gawang namun masuk. Sepuluh menit kemudian, Vucinic memainkan peran pembantu dengan operan yang meloloskan Toni dari jebakan offside dan untuk pemain Juara Dunia Italia mencetak gol.

Sebuah gerakan yang luar biasa mengarah ke gol keenam: Toni mengoper bola melewati dinding pemain untuk Vucinic yang berada di tengah lapangan, sang Montenegro melihat Pirlo datang dan membantu dia, Pirlo pada gilirannya membantu Toni yang mengakhiri aksinya dengan penempatan bola di belakang gawang Negretti.

Toni, mantan Pemain Bayern makin merajalela dan di menit 37, ia memuaskan dirinya dengan hat-trick: sundulannya tak terbendung, lagi-lagi dibantu oleh Vucinic. Pemain Montenegro ini diberikan hadiah tendangan penalti di menit 41, setelah pelanggaran terhadap kerjasama satu-dua yang apik dengan Toni. Ruggiero menempatkan bola tepat di bawah mistar gawang dan merubah skor akhir menjadi 8-0. Masih ada sisa waktu, namun bola yang dikerjar Vucinin keburu melewati garis gawang.
Kemudian, peluit akhir dan standing ovation dari penonton Chiusa yang sangat antusias akan pertandingan melawan Juventus ini.



JUVENTUS-Cuneo 8-0

Gol: 9 'Matri, 34' Marchisio, 61 'Vucinic, 63' Pasquato, 73 'Toni, 78' Toni, 82 'Toni, 86' Ruggiero (PK)

JUVENTUS
Buffon (46 'Storari), Lichtsteiner (46' Motta), Bonucci (46 'Barzagli), Chiellini (65' Sorensen), De Ceglie (46 'Ziegler), Krasic (46' Ruggiero), Marchisio (46 'Marrone), Pirlo, Pasquato (65 'Grygera), Del Piero (46' Vucinic), Matri (46 'Toni)
Subs tidak digunakan: Manninger
Pelatih: Antonio Conte

Cuneo
Pascarella (46 'Negretti), Passero (62' Garrone), Morabito (46 'Cintoi), Longhi (62' persone), Ferri (46 'Garcia Tena); Sentinelli, Garavelli (81' Valfré), Cristini (82 'De rosa), Ingari (72 'Borrettaz), Lodi (46' Non-Yahudi), Fantini (62 'Di Quinzio)
Subs tidak digunakan: Bono
Pelatih: Rossi Ezio

WASIT: Cassarà Cuneo
Hakim garis: Rondina, Barbieri
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...


 

© Copyright by We Are Juventini | Template by BloggerTemplates | Blog Templates at Fifa World